Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakterisasi Lateral Akuifer Perbukitan Menggunakan Metode Geolistrik 2D: Studi Kasus di Dusun Gedang, Sambirejo, Prambanan, Sleman Tissia Ayu Algary; Ilham Nurdien; Riska Aprilia Triyadi
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i9.4222

Abstract

Area perbukitan umumnya merupakan wilayah yang biasanya sering mengalami keterbatasan dalam ketersediaan air tanah terutama pada saat musim kemarau karena kondisi topografi dan karakteristik geologi yang kurang mendukung retensi air. Karakterisasi dan identifikasi sistem akuifer penting dilakukan untuk menunjang pengelolaan sumber daya air tanah yang berkelanjutan. Salah satu area yang rentan terdampak ketersediaan air tanah pada musim kemarau adalah Dusun Gedang, Sambirejo, Prambanan, Sleman. Penelitian dilakukan di area ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi keberadaan akuifer yang terdapat di wilayah tersebut guna mendukung upaya konservasi dan pemanfaatan sumber daya air tanah secara berkelanjutan. Metode pengukuran yang dilakukan adalah metode geolistrik tahanan jenis dua dimensi (2D) dengan konfigurasi Dipole-dipole. Pengukuran dilakukan menggunakan alat Resistivitymeter Syscal Pro 48 channel dengan spasi elektroda 10 meter dan panjang lintasan 480 meter melintang Utara-Selatan searah punggungan bukit. Hasil pengukuran menunjukkan adanya dua zona akuuifer, yaitu akuifer dangkal yang ditandai dengan nilai resistivitas 5-15 Ωm pada kedalaman 10-20 meter dan akuifer dalam yang ditandai dengan nilai resistivitas <5 Ωm pada kedalaman 40-80 meter. Penelitian ini memberikan Gambaran dasar ilmiah untuk perencanaan eksplorasi dan konservasi air tanah di wilayah perbukitan.