Anas Ardiansyah
Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, STKIP Taman Siswa Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Sport Education Model (SEM) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar PJOK Siswa SMPN 3 Woha M. Amanaturrahman; Shutan Arie Shandi; Anas Ardiansyah; Samsudin Samsudin; Salahudin Salahudin
Dharmas Journal of Sport Vol 6 No 02 (2026): Dharmas Journal of Sport
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/djs.v6i02.2551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan Sport Education Model (SEM) dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada siswa kelas VIII SMPN 3 Woha. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi motivasi belajar siswa yang masih rendah, yang terlihat dari minimnya keaktifan, rasa tanggung jawab, serta keterlibatan siswa selama mengikuti pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 32 siswa kelas VIII dan seorang guru PJOK sebagai subjek penelitian. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sport Education Model memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya kehadiran, keaktifan, tanggung jawab, dan sportivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Peningkatan antusiasme siswa juga dipengaruhi oleh pelaksanaan pembelajaran yang dirancang dalam bentuk musim kompetisi, pemberian berbagai peran kepada siswa, serta penerapan kerja sama dalam tim. Berdasarkan hasil tersebut, Sport Education Model dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar PJOK pada jenjang sekolah menengah pertama.