Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARITAS HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-23 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMAPULUH KOTA PEKANBARU Yulnefia Yulnefia; Nur Ammy Tamara Putri
Collaborative Medical Journal Vol 9 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v9i2.7861

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Balita yang dikategorikan mengalami stunting apabila hasil pengukuran indeks panjang badan dibanding umur (PB/U) menggunakan grafik z-score kurang dari -2 standar deviasi. Kecamatan Limapuluh memiliki prevalensi stunting tertinggi di Pekanbaru dengan prevalensi sebesar 4,47%. Paritas merupakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan kejadian stunting. Paritas adalah sebagai keadaan seorang wanita yang telah melahirkan anak yang dapat hidup. Paritas tinggi dapat menyebabkan kurangnya nutrisi dan perhatian pada kesehatan anak, dimana kekurangan nutrisi ini dapat meningkatkan resiko untuk mengalami stunting. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan risiko kejadian stunting pada balita usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan jenis desain penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan diwilayah Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling sebanyak 142 sampel. Analisis data yang digunak yakni menggunakan uji Chi Squaere. Hasil studi ini menemukan bahwa terdapat adanya hubungan paritas ibu dengan risiko kejadian stunting pada balita usia 12-23 tahun di wilayah kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru dengan nilai p-value 0,000 dan nilai PR 2,824. Berdasarkan hasil studi, didapatkan kesimpulan bahwa ibu dengan paritas >2 anak berisiko 2,824 kali untuk memiliki anak stunting.