Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM FILM LAURA KARYA HANUNG BRAMANTYO Sri Rofiah Afriani; Hetilaniar .; Yenny Puspita
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4257

Abstract

Film Laura (2024) karya Hanung Bramantyo dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan konflik sosial dan konflik batin yang kuat. Film ini mengangkat kisah nyata perjuangan Laura Anna yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, serta menghadapi tekanan dalam hubungan sosial dan kehidupan pribadinya. Konflik sosial yang dialami tokoh Laura, seperti relasi dengan pasangan dan lingkungan sosial, memicu munculnya konflik batin berupa trauma, kecemasan, dan pergulatan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan bentuk konflik sosial dan konflik batin yang dialami tokoh-tokoh dalam film Laura karya Hanung Bramantyo ditinjau melalui dinamika id, ego, dan superego menurut teori psikoanalisis Sigmund Freud. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat menambah wawasan dan memperkaya kajian ilmu sastra, khususnya dalam bidang psikologi sastra, dengan memberikan pemahaman mengenai konflik tokoh dalam film Laura karya Hanung Bramantyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Laura menggambarkan konflik sosial dari hubungan tidak harmonis, tekanan keluarga, serta masalah kesehatan dan ekonomi yang kemudian memicu konflik batin para tokoh. Berdasarkan teori Freud, hal ini terlihat dari id berupa emosi spontan, ego yang mulai rasional dalam mengambil keputusan, dan superego yang tetap menjaga nilai moral dan norma di tengah tekanan. Keywords: Psikologi Sastra, Konflik Batin, Konflik Sosial, Psikoanalisis Freud, Film Laura