This Author published in this journals
All Journal LIMNOTEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEBIASAAN MAKAN BEBERAPA JENIS IKAN YANG TERTANGKAP DI RAWA KAIZA SUNGAI KUMBE KABUPATEN MERAUKE, PAPUA Agus Arifin Sentosa; Hendra Satria
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 22 No. 1 (2015)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2015.13292

Abstract

Sungai Kumbe adalah sungai besar di Kabupaten Merauke, Papua yang menjadi habitat bagi ikan endemik Arwana Papua (Scleropages jardinii) dan beberapa jenis ikan lainnya, namun informasi terkait aspek biologi ikan di Sungai Kumbe masihterbatas. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan kebiasaan makan beberapa jenis ikan yang tertangkap di Rawa Kaiza Sungai Kumbe di Distrik Animha, Kabupaten Merauke, Papua pada enam stasiun di bulan Februari, Agustus dan Oktober 2012. Contoh ikan diperoleh dari hasil tangkapan jaring insang dan jala. Analisis kebiasaan makan ikan menggunakan indeks bagian terbesar, tingkat trofik dan luas relung makanannya. Hasil menunjukkan bahwa dari 12 jenis ikan yang tertangkap didominasi oleh ikan karnivora (58,33%) diikuti ikan herbivora (25,00%)dan ikan omnivora yang cenderung karnivora (16,67%). Kisaran luas relung makanan adalah 1,000-2,493 dan cenderung tidak berbeda antarjenis ikan (P>0,05).
KARAKTERISTIK LIMNOLOGIS LAHAN BASAH DI DISTRIK KIMAAM PULAU DOLAK, MERAUKE, PAPUA PADA MUSIM PERALIHAN, MEI 2014 Agus Arifin Sentosa; Hendra Satria
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 22 No. 2 (2015)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2015.13304

Abstract

Pulau Dolak merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang termasuk dalam ekoregion dataran rendah Trans-Fly. Lahan basah di Distrik Kimaam, Papua merupakan salah satu habitat perairan tawar di Pulau Dolak yang memiliki peran penting bagi konservasi sumber daya alam di pulau tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data karakteristik limnologis perairan lahan basah di Distrik Kimaam, Pulau Dolak, Merauke, Papua. Penelitian dilakukan saat musim peralihanhujan ke kemarau pada bulan Mei 2014 di tujuh stasiun pengamatan dengan parameter yang diamati adalah kualitas air dan kelimpahan plankton. Hasil menunjukkan bahwa lahan basah di Kimaam memiliki karakteristik rawa dengan kisaran pH yang asam (4,57 – 5,64) dengan alkalinitas yang rendah. Warna air cenderung jernih dan terkadang berwarna kekuningan karena pengaruh gambut dan partikel humus terlarut. Kesuburan perairan di Pulau Dolak relatif rendah (oligotrofik) berdasarkan kadar N dan P serta klorofil-a sehingga berdampak padarendahnya kelimpahan fitoplankton (rerata 4826 sel/L) dan zooplankton (rerata 257 ind/L). Indeks ekologi plankton menunjukkan kriteria kestabilan komunitas antara sedang hingga rendah.
KOMUNITAS DAN BIOMASSA FITOPLANKTON DI SUNGAI KUMBE, KABUPATEN MERAUKE PAPUA Arip Rahman; Hendra Satria
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 23 No. 1 (2016)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2016.13312

Abstract

Sungai Kumbe dengan kondisi yang masih alami menjadi tempat matapencaharian bagi penduduk yang hidup disekitarnya. Penelitian untuk mengetahui kondisi perairan Sungai Kumbe berdasarkan komunitas dan biomassa fitoplankton dilakukan di bulan Februari, Agustus dan Oktober 2012. Metodologi yang dipakai adalah survey lapangan dengan menetapkan 6 lokasi penelitian berdasarkan posisi aliran sungai. Sampel air untuk analisis fitoplankton, klorofil-a dan kualitas air diambil pada lapisan permukaan air. Ditemukan 50 genera fitoplankton yang termasuk kedalam lima kelas, yaitu: Bacillariophyceae, Cyanophyceae, Chlorophyceae, Dinophyceae dan Euglenophyceae. Bacillariophyceae dan Chlorophyceae menunjukan kelimpahan yang tinggi setiap pengambilan sampel. Biomassa fitoplankton berdasarkan perhitungan langsung dari klorofil-a hasil analisa laboratorium berkisar antara 118,121- 429,537 mg/m3, sedangkan biomassa fitoplankton berdasarkan klorofil-a yang dihitung secara empiris berkisar antara 119432 mg/m3. Berdasarkan analisis regresi berganda antara biomassa fitoplankton dan unsur hara diperoleh persamaan regresi Y = 24,9 + 164,4 NO3 + 842,5 PO4+ 115,9 NH4 (r= 0.49), hal tersebut menyatakan bahwa hubungan antara kandungan unsur hara dengan biomassa fitoplankton di Sungai Kumbe relatif kecil.