Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Persalinan Berbasis Islami terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe: The Effect of Islamic-Based Childbirth Education on Pregnant Women Knowledge at Banda Sakti Public Health Center Lhokseumawe Nurmi Nurmi; Sunartono Sunartono; Toto Sudargo
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1676

Abstract

Penyuluhan persalinan perlu memadukan informasi medis, kesiapan psikologis, dukungan sosial, dan nilai spiritual ibu hamil. Penelitian ini menganalisis pengaruh dimensi spiritual, materi penyuluhan, dan dukungan dalam penyuluhan persalinan berbasis Islami terhadap pengetahuan ibu hamil. Penelitian menggunakan desain analitik cross-sectional pada 290 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Sampel dipilih dengan purposive sampling. Data dikumpulkan memakai kuesioner skala Guttman sebanyak 40 butir yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Sebagian besar responden memiliki dimensi spiritual baik (79,0%), menilai materi penyuluhan baik (85,5%), memperoleh dukungan baik (75,2%), dan mempunyai pengetahuan baik (86,9%). Dimensi spiritual berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan (B = 0,181; beta = 0,226; p < 0,001). Materi penyuluhan menunjukkan pengaruh paling kuat (B = 0,412; beta = 0,432; p < 0,001), diikuti dimensi dukungan (B = 0,274; beta = 0,350; p < 0,001). Ketiga dimensi secara simultan berpengaruh terhadap pengetahuan (F = 259,016; p < 0,001) dan menjelaskan 72,8% variasi pengetahuan. Penyuluhan yang menyajikan materi persalinan secara terstruktur, menguatkan spiritualitas Islami, serta melibatkan keluarga dan tenaga kesehatan berkaitan dengan pengetahuan ibu hamil yang lebih baik. Puskesmas perlu mengintegrasikan pendekatan ini dalam kelas ibu hamil dengan tetap mengutamakan keselamatan klinis