Eko Mardihartopo
Program Studi Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Faktor Harga dan Non-Harga terhadap Dinamika Permintaan serta Penawaran: Tinjauan Literatur Empiris Pembangunan Gultom; Eko Mardihartopo; Dewi Puspaningtyas Faeni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1642

Abstract

Dinamika permintaan dan penawaran merupakan fondasi utama dalam analisis ekonomi mikro yang menentukan terbentuknya harga keseimbangan pasar. Pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kedua sisi pasar menjadi krusial bagi pengambilan kebijakan ekonomi, strategi bisnis, serta prediksi perilaku konsumen dan produsen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor harga dan non-harga terhadap dinamika permintaan serta penawaran melalui tinjauan literatur empiris pada berbagai komoditas strategis di Indonesia (bawang merah, gula, barang konsumsi lokal, dan bahan pokok). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan tinjauan literatur sistematis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari 45 artikel jurnal terindeks, laporan pemerintah (BPS, Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia), serta publikasi internasional periode 2015-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga masih menjadi faktor dominan dalam memengaruhi baik permintaan maupun penawaran, namun faktor non-harga seperti pendapatan konsumen, preferensi dan gaya hidup, biaya produksi, teknologi, ekspektasi harga, kebijakan pemerintah (subsidi, pajak, harga atap/dasar), serta kondisi makroekonomi semakin berperan penting dalam dinamika pasar modern. Kesimpulannya, faktor harga dan non-harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap dinamika permintaan serta penawaran, dengan tingkat elastisitas yang bervariasi antar komoditas dan segmen pasar. Pemerintah dan pelaku usaha disarankan mempertimbangkan faktor non-harga secara lebih komprehensif dalam merumuskan kebijakan dan strategi pemasaran.