Yulis Erianti
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga pada Ibu Nifas dengan Risiko Depresi Postpartum Yulis Erianti; Rekawati Susilaningrum; Siti Alfiah; Dina Isfentiani
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.798

Abstract

Pada masa nifas terdapat adaptasi psikologis yang dapat memicu gangguan emosional berupa depresi postpartum. Di Indonesia prevalensi depresi postpartum mencapai 22%. Dukungan keluarga berperan dalam membantu ibu beradaptasi dan menurunkan risiko depresi postpartum. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga pada ibu nifas dengan risiko depresi postpartum di Puskesmas Jagir Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 114 ibu nifas dengan sampel 54 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan ibu nifas hari ke-12 sampai ke-42. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga pada ibu nifas dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga dalam kategori baik. Berdasarkan pengukuran EPDS, sebagian responden teridentifikasi berisiko mengalami depresi postpartum. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan risiko depresi postpartum (p < 0,05). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga pada ibu nifas dengan risiko depresi postpartum. Dukungan keluarga merupakan salah satu aspek yang penting dalam membantu ibu menghadapi masa nifas dan mendukung kesejahteraan psikologis ibu. Keterlibatan keluarga perlu ditingkatkan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mendeteksi serta mencegah risiko depresi postpartum