Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Akhlak Anak terhadap Orang Tua dalam Perspektif QS. Luqman Ayat 14-15 Natasya Natasya; Baity Nurul Khazanah; Bintang Suri Annisa Batu Bara; Sarah Syifa
Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol. 2 No. 04 (2026): Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Quran dan Pendidikan
Publisher : Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak anak terhadap orang tua menghadapi tantangan serius di era digital, ditandai pergeseran pola komunikasi keluarga, menurunnya rasa hormat anak, serta meningkatnya individualisme yang mengikis nilai spiritual. QS. Luqman ayat 14–15 hadir sebagai pedoman yang memuat prinsip pendidikan akhlak terhadap orang tua dalam kerangka tauhid, namun kajian yang secara spesifik menganalisis kerangka pendidikan akhlak yang utuh dari kedua ayat tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menelaah nilai-nilai pendidikan akhlak, kerangka pendidikan akhlak, serta implikasi pedagogisnya dalam pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini merupakan kajian literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif analitis. Sumber primer meliputi Al-Qur'an dan kitab tafsir otoritatif seperti Tafsir Al-Mishbah, Tafsir al-Munir, Tafsir al-Maraghi, dan Tafsir Ibnu Katsir, sedangkan sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhū'i). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Luqman ayat 14–15 mengandung enam nilai akhlak fundamental: birrul walidain, syukur kepada Allah dan orang tua, ketaatan proporsional, sikap lembut dalam perbedaan, kesadaran tanggung jawab akhirat, dan meneladani orang saleh. Nilai-nilai tersebut membentuk kerangka pendidikan akhlak melalui tiga pilar: tauhid sebagai fondasi, keseimbangan antara ketaatan dan prinsip tauhid, serta etika sosial dalam perbedaan. Kerangka ini melahirkan lima implikasi pedagogis, yakni penanaman tauhid, metode dialogis dan penuh kasih sayang, perhatian pada konteks perkembangan anak, keteladanan orang tua, serta keseimbangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa QS. Luqman ayat 14–15 menawarkan kerangka pendidikan akhlak yang utuh dan berimbang, serta berpotensi menjadi pedoman operasional bagi pendidik dan orang tua dalam menanamkan akhlak kepada anak di era kontemporer.