Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GUIDED READING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS SISWA KELAS IV SD Maani Maani; A. Gafar Hidayat; Nurul Uyun; Ita Fitriati
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11087

Abstract

ABSTRACT Critical reading ability is an essential skill that needs to be developed among elementary school students to support their capacity to comprehend, analyze, and evaluate information in depth. However, the learning process in schools still requires instructional media that can effectively facilitate the development of this skill. Therefore, this study aimed to develop guided reading-based learning media to improve the critical reading ability of fourth-grade elementary school students. This study employed the ADDIE development model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants were 24 fourth-grade students. The research instruments included validation sheets, practicality questionnaires, and a critical reading ability test. The results indicated that the developed learning media met the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The practicality of the media obtained a percentage score of 80.4%, while its effectiveness was demonstrated by an increase in students’ critical reading ability, with an N-Gain score of 0.61 (moderate category) and hypothesis testing results showing a significant effect (p < 0.05). Therefore, the guided reading-based learning media is considered feasible for improving elementary school students’ critical reading ability. ABSTRAK Kemampuan membaca kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan pada siswa sekolah dasar untuk mendukung kemampuan memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi secara mendalam. Namun, proses pembelajaran di sekolah masih memerlukan media yang mampu memfasilitasi pengembangan kemampuan tersebut secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis guided reading dalam meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes kemampuan membaca kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kepraktisan media memperoleh persentase sebesar 80,4%, sedangkan efektivitas media ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan membaca kritis siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,61 (kategori sedang) serta hasil uji hipotesis yang menunjukkan pengaruh signifikan (p < 0,05). Dengan demikian, media pembelajaran berbasis guided reading layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis siswa sekolah dasar.
Pengembagan Bahan Ajar Etno Sosial Bima untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sosial Siswa Sri Ramdani; A. Gafar Hidayat; Nurul Uyun; Nur’afni
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis etno-sosial Bima serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep sosial siswa kelas IV pada materi “Indonesiaku Kaya Budaya”. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas IV SDN Belo. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons siswa, tes pemahaman konsep sosial, dan lembar observasi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, uji N-Gain, dan paired-samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh skor validasi ahli sebesar 82,25% dengan kategori valid dan skor kepraktisan sebesar 82,67% dengan kategori praktis. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 59,33% pada pretest menjadi 78,89% pada posttest. Rata-rata N-Gain sebesar 0,48 termasuk kategori sedang, sedangkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Penggunaannya juga dapat memperkuat sikap mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya lokal sejak dini. Dengan demikian, bahan ajar tersebut efektif meningkatkan pemahaman konsep sosial dan menumbuhkan kesadaran terhadap budaya Bima sebagai bagian dari identitas nasional Indonesia.
PENGARUH MODEL PjBL-KEARIFAN LOKAL BIMA MAJA LABO DAHU TERHADAP SIKAP TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS lV SDN INPRES NGGERU Nurul Uyun; Ratu Ratu; Nur Afni
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.13601

Abstract

ABSTRACT The low level of students’ responsibility in Civic Education learning, as reflected in limited discipline, task completion, participation in group activities, and concern for the school environment, requires an instructional innovation that connects learning experiences with local cultural values. This study aimed to analyze the effect of implementing the Project-Based Learning (PjBL) model integrated with the Bima local wisdom of Maja Labo Dahu on the responsibility of fourth-grade students at SDN Inpres Nggeru. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 17 students who completed an initial assessment, participated in project-based learning activities integrating the values of Maja Labo Dahu, and subsequently completed a final assessment. Data were collected using a responsibility attitude questionnaire that had undergone validity and reliability testing. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, the Wilcoxon Signed-Rank Test, and N-Gain analysis. Before the intervention, 94.12% of students were categorized as having low responsibility, while 5.88% were in the moderate category. Following the intervention, 70.59% reached the high category and 29.41% were categorized as moderate. The Wilcoxon test yielded a significance value of 0.002 < 0.05, while the N-Gain score was 0.57, indicating a moderate improvement. Therefore, the implementation of PjBL integrated with Maja Labo Dahu had a significant positive effect on improving students’ responsibility. ABSTRAK Rendahnya sikap tanggung jawab siswa dalam pembelajaran PPKn, yang terlihat dari kurangnya kedisiplinan, penyelesaian tugas, keterlibatan dalam kegiatan kelompok, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah, memerlukan inovasi pembelajaran yang mampu menghubungkan pengalaman belajar dengan nilai budaya setempat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) bermuatan kearifan lokal Bima Maja Labo Dahu terhadap sikap tanggung jawab siswa kelas IV SDN Inpres Nggeru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa yang mengikuti pengukuran awal, pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai Maja Labo Dahu, dan pengukuran akhir. Data dikumpulkan menggunakan angket sikap tanggung jawab yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, dan N-Gain. Sebelum perlakuan, 94,12% siswa berada pada kategori rendah dan 5,88% pada kategori sedang. Setelah perlakuan, 70,59% siswa mencapai kategori tinggi dan 29,41% berada pada kategori sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,002 < 0,05, sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,57 berkategori sedang. Dengan demikian, penerapan PjBL bermuatan Maja Labo Dahu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sikap tanggung jawab siswa.