Intan Dwi Nurcahyani
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS GUIDED READING BERBASIS TEKNIK SAK (SUBJEK, AKSI, KONFLIK) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENENTUKAN GAGASAN POKOK DAN MENULIS RANGKUMAN CERITA FIKSI PADA SISWA SMP: THE EFFECTIVENESS OF GUIDED READING BASED ON THE SAK (SUBJECT, ACTION, CONFLICT) TECHNIQUE IN IMPROVING THE ABILITY TO IDENTIFY MAIN IDEAS AND WRITE SUMMARIES OF FICTIONAL STORIES AMONG JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Intan Dwi Nurcahyani; Wadji Wadji; Chusnaini Chusnaini
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.116105

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi murid dalam menentukan gagasan pokok teks cerita fiksi dan keterbatasan penggunaan strategi pembelajaran yang membantu meningkatkan keterampilan menentukan gagasan pokok dan menulis rangkuman menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menentukan ide pokok dan menyusun rangkuman melalui metode membaca terbimbing dengan teknik SAK (Subjek, Aksi, dan Konflik). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SMPN 17 Malang bulang April 2026. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII D SMPN 17 Malang tahun ajaran 2025-2026 yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa  pada siklus I dengan rata-rata 72,6 dengan ketuntasan belajar presentase sebesar 48% dan pada siklus II menunjukkan rata-rata 82,32 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 76% terjadi peningkatan sebesar 28%. Dengan demikian penerapan model pembelajaran membaca terbimbing dengan teknik SAK dapat meningkatkan kemampuan menentukan gagasan pokok dan merangkum teks cerita fiksi dalam dua siklus. Perubahan positif dalam aktivitas belajar siswa yang lebih terarah dalam menentukan gagasa pokok. Kualitas rangkuman siswa mengalami peningkatan dari yang sebelumnya kurang padu dan terjadi pengulangan yang tidak kohesif menjadi rangkuman yang terstruktur, utuh dan kohesif melalui kotak bantuan konjungsi dan panduann kata ganti.