Pembelajaran Bahasa Indonesia di madrasah tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga memiliki peran penting dalam penguatan literasi, pembentukan karakter, dan akhlak peserta didik. Pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Islam menjadi salah satu upaya untuk mengintegrasikan kompetensi kebahasaan dengan nilai keislaman secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan prinsip pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Islam, menganalisis bentuk integrasi nilai Islam dalam materi dan aktivitas berbahasa, serta mengkaji penguatan literasi, karakter, dan akhlak peserta didik di madrasah. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari berbagai buku, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi, nilai-nilai Islam, pendidikan karakter, akhlak, dan pendidikan di madrasah. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan melalui pemilihan teks, bahan ajar, aktivitas menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, pembiasaan komunikasi yang santun, serta kegiatan refleksi. Integrasi tersebut dapat mendukung penguatan literasi sekaligus membentuk karakter dan akhlak peserta didik, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesantunan, kepedulian, kesabaran, dan penghargaan terhadap orang lain. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi pendekatan integratif yang menghubungkan kompetensi berbahasa, literasi, karakter, dan akhlak peserta didik di madrasah.