Khusnul Khotimah
Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Usability Testing Menggunakan Metode Eucs Pada Web Sianas Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Mohammad Reza Fahalevi; Khusnul Khotimah; Sry Dhina Pohan
Insand Comtech : Information Science and Computer Technology Journal Vol. 11 No. 2 (2026): Insand Comtech
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jic.v11i2.3134

Abstract

SIANAS, singkatan dari Sistem Informasi Akademik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, merupakan layanan berbasis website yang dipakai oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik untuk mempermudah berbagai urusan akademik. Melalui sistem ini, pengguna dapat mengisi Kartu Rencana Studi (KRS), mengatur jadwal kuliah, memantau nilai, hingga mengurus administrasi akademik lainnya secara daring. Namun perlu dipahami, baik atau tidaknya sebuah sistem informasi sebenarnya tidak cukup dinilai hanya dari lengkap tidaknya fitur yang ditawarkan. Ada faktor lain yang sama pentingnya, yaitu tingkat kepuasan pengguna saat benar-benar memakai sistem tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Atas dasar itulah penelitian ini disusun, dengan tujuan mengukur seberapa puas pengguna terhadap Website SIANAS. Metode yang dipilih adalah End User Computing Satisfaction (EUCS), yang meninjau kepuasan dari lima sisi sekaligus yaitu content, accuracy, format, ease of use, serta timeliness. Untuk memperoleh data, peneliti menyebarkan kuesioner kepada 97 responden yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik, dengan jumlah sampel dihitung memakai rumus Slovin. Selanjutnya, seluruh data diolah melalui IBM SPSS Statistics versi 27, melewati tahap uji validitas, uji reliabilitas, hingga analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Website SIANAS UNUSIA memiliki tingkat kepuasan pengguna yang tergolong baik berdasarkan lima dimensi EUCS, dengan dimensi Content memperoleh nilai tertinggi dan Format memperoleh nilai terendah sehingga menjadi prioritas perbaikan.