Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TEKNIKAL MENGGUNAKAN INDIKATOR MOVING AVERAGE CONVERGENCE DIVERGENCE (MACD), RELATIVE STRENGTH INDEX (RSI), STOCHASTIC OSCILLATOR, DAN BOLLINGER BANDS SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN DALAM INDEK Fitria Handayani; Nova Anggrainie
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Strength Index (RSI), Stochastic Oscillator, dan Bollinger Bands dapat digunakan dalam menentukan waktu yang tepat untuk mengambil keputusan membeli (buy), menahan (hold), maupun menjual (Sell) saham, bagaimana kombinasi keempat indikator tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi yang lebih akurat, serta untuk mengetahui indikator manakah yang memiliki pengaruh paling besar terhadap keputusan investasi saham pada perusahaan sektor keuangan dalam Indeks LQ45 periode 2021–2025. Metode analisis pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa harga saham historis bulanan, dan data valid yang berhasil dikumpulkan sebanyak 300 periode pengamatan (5 emiten × 60 bulan). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang tercatat dalam Indeks LQ45 selama periode 2021–2025 sebanyak 45 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh lima perusahaan sektor keuangan sebagai sampel penelitian, yaitu BBCA, BBNI, BBRI, BBTN, dan BMRI, dengan data bersumber dari Bursa Efek Indonesia dan Yahoo Finance. Alat bantu analisis yang digunakan adalah platform TradingView. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat indikator secara individual dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal beli, tahan, dan jual, meskipun dengan tingkat keaktifan sinyal yang berbeda-beda pada setiap emiten, sedangkan kombinasi keempat indikator berdasarkan prinsip konsensus mayoritas secara konsisten menghasilkan keputusan tahan (hold) pada seluruh periode pengamatan karena sinyal antarindikator tidak pernah mencapai kesepakatan minimal tiga dari empat indikator, serta indikator yang paling dominan terhadap keputusan investasi adalah MACD (22 dari 300 sinyal aktif), sedangkan indikator dengan pengaruh paling kecil adalah RSI (8 sinyal aktif)