Imunisasi adalah salah satu langkah yang praktis, serta aman dan efisien dalam mencegah individu terpapar penyakit tertentu sebelum mereka terkena penyakit tersebut. Cakupan imunisasi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi cakupan imunisasi campak-rubella. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sikap orang tua dengan cakupan imunisasi campak-rubella p-value=0,000 (p<0,05), menunjukkan adanya pengaruh dukungan keluarga dengan cakupan imunisasi campak-rubella p-value=0,000 (p<0,05), dan menunjukkan ada pengaruh jarak ke pelayanan kesehatan dengan cakupan imunisasi campak-rubella p-value=0,030 (p<0,05). Faktor yang paling dominan memmengaruhi cakupan imunisasi campak-rubella adalah faktor sikap, dengan nilai p-value=0,000 (p<0,05) dan nilai Exp(B)= 0,050. Hal ini menunjukkan bahwa ibu dengan sikap kurang memiliki peluang sebesar 0,050 kali untuk memberikan imunisasi campak-rubella dibandingkan ibu dengan sikap baik. Nilai Exp(B) yang kurang dari 1 mengindikasikan bahwa sikap kurang menurunkan peluang pemberian imunisasi campak-rubella dibandingkan sikap baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga, jarak, dan sikap orang tua berhubungan dengan cakupan imunisasi campak-rubella, dengan sikap sebagai faktor dominan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Puskesmas untuk meningkatkan edukasi tentang pentingnya imunisasi campak-rubella guna membentuk sikap positif orang tua.