Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh Operating Cash Flow (OCF) dan Struktur Modal, yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), terhadap Free Cash Flow to Firm (FCFF) pada PT Kalbe Farma Tbk selama periode 2014-2024, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain verifikatif yang tergolong explanatory research, guna menguji hipotesis berdasarkan teori yang telah ada. Data bersumber dari laporan keuangan tahunan PT Kalbe Farma Tbk yang telah diaudit selama sebelas tahun (2014-2024), dipilih melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kelengkapan, konsistensi, dan komparabilitas data. Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCF secara parsial berpengaruh signifikan terhadap FCFF, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,008 dan t hitung 3,491 yang melampaui t tabel. Sebaliknya, DER secara parsial tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap FCFF, dengan nilai signifikansi 0,130 meskipun arah koefisiennya positif. Namun secara simultan, OCF dan DER terbukti berpengaruh signifikan terhadap FCFF, ditunjukkan oleh nilai F hitung 7,061 yang lebih besar dari F tabel 4,459 dengan signifikansi 0,017. Temuan ini mengindikasikan bahwa arus kas operasi memiliki peran lebih dominan dibandingkan struktur modal dalam menentukan besarnya arus kas bebas perusahaan pada periode penelitian.