Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih menarik dan membantu murid memahami materi secara lebih konkret. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran SKI pada materi Khulafaur Rasyidin di kelas VII MTs Negeri 3 Rembang Tahun Ajaran 2026-2027, meliputi bentuk media, proses pemanfaatan, faktor pendukung dan penghambat, respons murid, serta kontribusinya terhadap pemahaman materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus pada satu madrasah, melibatkan guru SKI kelas VII, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, dan siswa kelas VII sebagai informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldãna, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan PowerPoint, video YouTube, Canva, peta konsep, infografis, dan Quizizz yang dipadukan dengan ceramah, tanya jawab, diskusi, LKPD, presentasi, dan evaluasi. Pemanfaatan media digital mendapat respons positif, ditunjukkan melalui meningkatnya perhatian, antusiasme, serta keterlibatan murid dalam bertanya, berdiskusi, mengerjakan tugas, dan mengikuti kuis. Faktor pendukung berupa kebijakan madrasah, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, sedangkan hambatannya meliputi ketidakstabilan jaringan, keterbatasan perangkat, gangguan listrik, keterbatasan waktu, dan perbedaan kemampuan digital murid. Secara umum, media digital membantu murid memahami tokoh, kronologi peristiwa, kepemimpinan, jasa, kebijakan, dan nilai keteladanan Khulafaur Rasyidin, meskipun sebagai studi kasus pada satu madrasah temuan ini bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi. Penelitian ini berkontribusi memberikan gambaran empiris mengenai integrasi media digital dalam pembelajaran SKI serta rekomendasi praktis bagi guru madrasah dalam mengembangkan pembelajaran sejarah Islam yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna.