Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Implementation of Problem-Solving-Based Fiqh Learning in Developing Critical Thinking Skills of Students at Vocational High School Annuraniyah Sulang Masromah; Arim Irsyadulloh Albin Jaya
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 Desember (2026): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Fiqh berbasis pemecahan masalah dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMK Annuraniyah (SMK Annuraniyah) Sulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru Fiqh, siswa, dan administrator sekolah. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, didukung oleh triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Fiqh berbasis pemecahan masalah diimplementasikan melalui beberapa tahapan, yaitu penyajian masalah kontekstual, identifikasi masalah, pencarian informasi dan bukti hukum ( dalil ), analisis solusi alternatif, dan penarikan kesimpulan. Temuan empiris menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif dalam menyampaikan pendapat, mampu menganalisis isu-isu terkait Fiqh berdasarkan sumber hukum Islam, membandingkan berbagai sudut pandang, dan memberikan argumen yang lebih logis selama diskusi di kelas. Pendekatan pembelajaran ini juga memungkinkan siswa untuk menghubungkan konsep Fiqh dengan isu-isu kehidupan nyata yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung implementasi meliputi kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, dan budaya sekolah yang mendorong diskusi. Sementara itu, tantangan yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran Fiqih berbasis pemecahan masalah efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekaligus memperkuat pemahaman dan penalaran mereka tentang hukum Islam.
Integrasi Media Digital dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Analisis Implementasi, Respons Siswa, dan Kontribusi Pembelajaran Kontekstual Siti Hidayatun Ni’mah; Arim Irsyadulloh Albin Jaya
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12536

Abstract

Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih menarik dan membantu murid memahami materi secara lebih konkret. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran SKI pada materi Khulafaur Rasyidin di kelas VII MTs Negeri 3 Rembang Tahun Ajaran 2026-2027, meliputi bentuk media, proses pemanfaatan, faktor pendukung dan penghambat, respons murid, serta kontribusinya terhadap pemahaman materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus pada satu madrasah, melibatkan guru SKI kelas VII, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, dan siswa kelas VII sebagai informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldãna, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan PowerPoint, video YouTube, Canva, peta konsep, infografis, dan Quizizz yang dipadukan dengan ceramah, tanya jawab, diskusi, LKPD, presentasi, dan evaluasi. Pemanfaatan media digital mendapat respons positif, ditunjukkan melalui meningkatnya perhatian, antusiasme, serta keterlibatan murid dalam bertanya, berdiskusi, mengerjakan tugas, dan mengikuti kuis. Faktor pendukung berupa kebijakan madrasah, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, sedangkan hambatannya meliputi ketidakstabilan jaringan, keterbatasan perangkat, gangguan listrik, keterbatasan waktu, dan perbedaan kemampuan digital murid. Secara umum, media digital membantu murid memahami tokoh, kronologi peristiwa, kepemimpinan, jasa, kebijakan, dan nilai keteladanan Khulafaur Rasyidin, meskipun sebagai studi kasus pada satu madrasah temuan ini bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi. Penelitian ini berkontribusi memberikan gambaran empiris mengenai integrasi media digital dalam pembelajaran SKI serta rekomendasi praktis bagi guru madrasah dalam mengembangkan pembelajaran sejarah Islam yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna.