Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai kesulitan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dalam memahami konsep matematika, dengan fokus pada bentuk kesulitan, faktor penyebab, serta implikasinya terhadap pembelajaran. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sumber data berupa 20 artikel ilmiah yang membahas pembelajaran matematika pada mahasiswa PGMI atau calon guru SD/MI. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik, kelengkapan informasi mengenai metode dan hasil penelitian, serta relevansinya dengan fokus kajian. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses identifikasi, pengodean, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan mahasiswa PGMI meliputi kesulitan konseptual, prosedural, representasi matematika, pemecahan masalah, serta miskonsepsi pada berbagai materi matematika. Temuan utama kajian menunjukkan bahwa kesenjangan antara pemahaman konseptual dan penguasaan prosedural merupakan pola dominan kesulitan matematika mahasiswa PGMI. Selain itu, ditemukan pola keterkaitan antara lemahnya pemahaman konsep, kesulitan memilih prosedur, hambatan dalam merepresentasikan informasi matematika, dan kesulitan dalam pemecahan masalah. Kesulitan tersebut bersifat lintas materi, tetapi memperlihatkan pola yang relatif konsisten. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pembelajaran matematika yang lebih menekankan penguatan pemahaman konseptual, diagnosis miskonsepsi, penggunaan berbagai representasi, pemberian variasi masalah, serta integrasi keterampilan prosedural, penalaran, dan pemecahan masalah.