Gastritis pada remaja dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti nyeri atau rasa perih pada perut, mual, muntah, kembung, dan penurunan nafsu makan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membentuk perilaku pencegahan gastritis sehingga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya gastritis pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan gastritis pada remaja di SMAN 2 Kampar Timur tahun 2026. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-26 Mei tahun 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI di SMAN 2 Kampar Timur. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI di SMAN 2 Kampar Timur yang termasuk dalam kriteria inklusi yang berjumlah 140 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan gastritis yang telah di uji validitas oleh peneliti dengan nilai r hitung > r tabel (0,361) dengan signifikansi (α) 0,05 (5%), serta di uji reliabilitas dengan nilai cronbach’s alpha > 0,06. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil Analisis univariat diperoleh 106 responden (75,7%) memiliki pengetahuan baik dan 87 responden (62,1%) memiliki perilaku pencegahan gastritis yang positif. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p value = 0,000, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan gastritis pada remaja di SMAN 2 Kampar Timur tahun 2026. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan edukasi dan promosi kesehatan mengenai pencegahan gastritis sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku pencegahan yang baik pada remaja.