Muhammad Al Hazman
Jurusan Teknik Bangunan Kapal, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI DAN PELATIHAN APLIKASI PEWARNA ALAMI TINTA CUMI PADA PRODUK ECO-FASHION UNTUK MASYARAKAT PESISIR Indri Ika Widyastuti; Friska Intan Sukarno; Evi Nafiatus Sholikhah; Muhammad Al Hazman; Eka Dwi Prasetyo Nugroho; Muhammad Rifky Isa Firmanda Santoso; Mahesa Teguh Wirayudha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.43012

Abstract

Abstrak: Limbah tinta cumi-cumi yang dihasilkan dari aktivitas pengolahan hasil perikanan di kawasan pesisir Tuban belum dimanfaatkan secara optimal sebagai produk bernilai tambah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis warga dalam mengolah limbah tinta cumi menjadi pewarna alami eco-fashion. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan, dengan sasaran 15 anggota PKK. Tahap pelaksanaan terdiri atas penyuluhan mengenai potensi tinta cumi dan prinsip ekstraksi pigmen, dilanjutkan dengan praktikum langsung meliputi ekstraksi, aplikasi pewarnaan pada kaos katun combed, dan fiksasi menggunakan tawas. Evaluasi dilakukan melalui analisis Normalized Gain (N-Gain) terhadap skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra yang efektif dengan rata-rata total N-Gain sebesar 72,1%, di mana skor rata-rata meningkat dari 40,0% menjadi 83,0%. Produk yang dihasilkan menunjukkan warna abu-abu hingga hitam dengan motif bercorak pada media kaos katun. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan pelatihan praktik langsung dapat meningkatkan penguasaan peserta terhadap pemanfaatan limbah tinta cumi sebagai bahan pewarna alami.Abstract: Squid ink waste generated from fishery processing activities in the coastal area of Tuban has not been optimally utilized as a value-added product. This community service aims to enhance the technical knowledge and skills of coastal residents in processing squid ink waste into natural dyes for eco-fashion products. The activity was implemented in three stages: pre-implementation, implementation, and post-implementation, involving 15 members of the PKK group. The implementation stage consisted of education on the potential of squid ink and pigment extraction principles, followed by hands-on practice covering extraction, dye application on combed cotton T-shirts, and alum fixation. Evaluation was conducted using Normalized Gain (N-Gain) analysis on pre-test and post-test scores. The results demonstrated a highly effective improvement in partners' skills and knowledge, achieving an average total N-Gain of 72,1%, with mean scores rising from 40,0% to 83,0%. The resulting products exhibited grey to black coloration with patterned motifs on cotton T-shirts. These findings indicate that the combination of educational sessions and hands-on training can improve participants' understanding and practical skills in utilizing squid ink waste as a natural dye.