Produktivitas tomat yang rendah dan permintaan pasar yang meningkat menjadi alasan dibutuhkannya pengembangan terkait budidaya tanaman tomat. Penggunaan mulsa plastik dan pemilihan varietas diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari interaksi warna mulsa plastik dan varietas terhadap lingkungan mikro, pertumbuhan, dan hasil dua varietas tanaman tomat. Penelitian dilakukan pada Juli - September 2025 di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian faktorial yang disusun secara Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu warna mulsa plastik dengan 5 taraf perlakuan (M0: tanpa mulsa, M1: Mulsa Bening, M2: Mulsa Hitam, M3: Mulsa Perak dan M5: Mulsa Putih). Faktor kedua yaitu varietas dengan 2 taraf perlakuan (V1: Liontin F1 dan V2: Servo F1). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara perlakuan warna mulsa plastik dengan varietas terhadap variabel lingkungan mikro (suhu tanah minimum dan maksimum serta kelembaban tanah minimum dan maksimum), namun terdapat interaksi nyata antara perlakuan warna mulsa plastik dengan varietas terhadap variabel pertumbuhan (jumlah bunga, panjang dan bobot kering akar) dan hasil (jumlah buah, bobot segar buah per tanaman dan per hektar). Perlakuan warna mulsa memiliki pengaruh nyata terhadap lingkungan mikro dan pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan fruit set). Perlakuan varietas tanaman tomat tidak berpengaruh terhadap lingkungan mikro, tetapi memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, umur berbunga, dan fruit set) dan hasil (diameter buah).