Muhammad Fadzli
Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal untuk Mewujudkan Dusun Mandiri dan Berdaya di Dusun Tanjung Kima, Desa Kumalasa Muhammad Rahel; Muhammad Fadzli; Nur Maimana; Rifky Ananda Rahman; Muhammad Farhan; Alfian Zulkarnain; Inayatul Fatimah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5472

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal, peningkatan sarana dan lingkungan dusun, serta penguatan pendidikan dan kehidupan keagamaan di Dusun Tajung Kima Sumur-Sumur, Desa Kumalasa, Pulau Bawean. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan. Tahapan kegiatan meliputi (1) observasi dan identifikasi masalah, yaitu pemetaan kondisi lingkungan, sarana dasar, potensi UMKM, serta kebutuhan pendidikan dan keagamaan; (2) koordinasi dan perencanaan, melalui komunikasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, dan tokoh agama untuk menentukan prioritas program; (3) pelaksanaan program pemberdayaan, berupa pendampingan UMKM kerupuk Lecoin, ikan asin, dan Sasangon dalam pengembangan kemasan, branding, dan pemasaran produk; (4) peningkatan sarana dan lingkungan dusun, melalui pemasangan penerangan jalan dan reflektor, papan penanda TPU, perbaikan fasilitas mandi umum, penambalan jalan, serta pemasangan nomor rumah; (5) penguatan kebersihan lingkungan, melalui gotong royong, pembersihan drainase, pantai, fasilitas umum, dan pengelolaan bank sampah; serta (6) penguatan pendidikan, kepemudaan, dan keagamaan, melalui bimbingan belajar, tadarus, pengajian, dan pembinaan pemuda. Tahap akhir dilakukan melalui evaluasi bersama untuk mengetahui capaian dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas UMKM, kualitas lingkungan, keteraturan fasilitas dusun, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendidikan dan keagamaan. Integrasi berbagai program tersebut menjadi strategi yang relevan dalam memperkuat kemandirian dan partisipasi masyarakat desa.