B2042161010, MIHARJO
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERAN MEDIATOR KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL (STUDI PADA STASIUN KIPM KELAS I ENTIKONG) B2042161010, MIHARJO
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 7, No 1 (2019): Equator Journal of Management and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v7i1.27604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh motivasi dan disiplin terhadap kinerja pegawai dengan peran mediator kepuasan kerja dan komitmen organisasional di Stasiun KIPM Kelas I Entikong. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 40 orang. Bentuk penelitian ini adalah metode kausal dengan analisis kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Metode sampling yang digunakan adalah metode sensus dimana seluruh populasi menjadi sampel. Teknik analisis data menggunakan anaisis jalur (Path Analysis) dengan bantuan software SPSS for windows 22.  Pengukuran terhadap variabel- variabel dijabarkan dalam item-item pertanyaan yang merujuk pada Skala Likert, dengan kisaran skor 1-5 dan standar koefisien menggunakan p-value 0,01 dan 0,05.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (X3), dengan pengaruh sebesar 0.631 dan signifikansi 0.000. Analisis koefisien determinasi diperoleh (R2) sebesar 0,631 atau (63,1 %) artinya bahwa semakin besar motivasi kerja yang dimiliki pegawai maka kepuasan kerja pegawai meningkat.  Motivasi dilihat dari kebutuhan fisiologis atau psikologis, rasa aman, disukai, harga diri dan pengembangan diri. Kepuasan dilihat dari tantangan kerja, imbalan yang pantas, kondisi kerja yang mendukung, rekan kerja yang mendukung dan kesesuaian pribadi dengan pekerjaan. Motivasi kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) dengan pengaruh sebesar 0.396 atau (39,6 %) dan signifikansi 0.041 lebih kecil dari P- Value atau α = 0,05. Artinya adalah semakin besar motivasi kerja yang dimiliki pegawai maka kinerja pegawai akan mengalami peningkatan. Sedangkan kinerja dilihat dari tujuan, standar kinerja, umpan balik sebagai evaluasi kinerja, alat atau sarana, kompetensi, motif dan peluang untuk menunjukkan prestasi kerjanya.  Dapat disimpulkan bahwa Hipotesis H1 Motivasi (X1) terhadap kepuasan kerja (X3) dan H4 (X1) terhadap (Y) diterima. Sementara Hipotesis H2, (X2) terhadap (X4),  H3(X3) terhadap (X4), H5 (X2) terhadap (Y), H6 (X3) terhadap (Y) dan H7 (X4) terhadap (Y) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan peran mediator kepuasan kerja dan komitmen organisasional pada Stasiun KIPM Kelas I Entikong tidak berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai. Kata kunci : Motivasi, Disiplin, Kinerja Pegawai,Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasional