Ruben Adicahya
Prodi Pendidikan Profesi Insinyur, Universitas Kristen Petra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kelayakan Struktur Girder Jembatan Akibat Naiknya Muka Air Sungai di Jakarta Ruben Adicahya; Jimmy Chandra
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 4 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.4.2.48-54

Abstract

Dalam praktik keinsinyuran, profesionalisme dan etika merupakan aspek yang wajib dimiliki oleh setiap insinyur untuk menghasilkan desain dengan keandalan dan keamanan yang baik. Seorang insinyur wajib mempunyai prinsip kejujuran dan ketidakberpihakan, serta mengutamakan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (K3L). Selama berkarir sebagai insinyur sipil di bidang struktur, penulis menemui beberapa tantangan terkait pelanggaran profesionalisme maupun etika yang dapat mencederai integritas seorang insinyur. Studi kasus yang diangkat pada artikel ini adalah sebuah proyek jembatan eksisting yang dikonstruksi pada tahun 1990 di Jakarta. Akibat naiknya level permukaan air di area Jakarta Utara, muka air sungai telah menyentuh level soffit girder jembatan. Maka dari itu, gelagar jembatan akan ditinggikan 60 cm dengan metode jacking bila struktur gelagar masih aman dan layak digunakan kembali. Namun, mengingat terbatasnya data gambar as-built dan perkembangan peraturan desain beban jembatan sejak tahun 1990 hingga kini, evaluasi struktur gelagar eksisting dilakukan dengan asumsi yang konservatif agar aspek keamanan yang paling diutamakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa gelagar eksisting gagal memenuhi persyaratan tegangan layan dan kekuatan lentur minimum. Pihak pengembang real estate di kawasan Jakarta Utara sebagai pemilik jembatan, tetap berkeinginan untuk mempertahankan gelagar eksisting, ataupun melakukan perbaikan minor saja. Namun, sebagai seorang insinyur profesional, hasil evaluasi teknis tetap disampaikan apa adanya walaupun mengandung konsekuensi peningkatan biaya.