Perguruan tinggi di Indonesia sekarang ini sedang mengarah kepada otonomi, dimana otonomi memberikan peluang yang besar bagi perguruan tinggi untuk lebih kreatif dan inovatif untuk memperbaiki citra, kinerja dan jati diri guna menyesuaikan diri dengan lingkungan dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Dengan adanya otonomi ini juga diharapkan perguruan tinggi akan lebih mandiri, profesional, produktif, efektif dan efisien. Lebih lanjut perguruan tinggi sebagai sebuah lembaga ilmiah tempat berkumpulnya para intelektual, harus mampu menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Didalam sebuah civitas akademika perguruan tinggi terdapat tiga pelaku didalamnya yang mempunyai fungsi dan tugas masing-masing, yaitu dosen, karyawan dan mahasiswa. Dimana ketiga tersebut saling keterkaitan dengan yang lain, mempunyai sinergi saling kerjasama dan saling diperlukan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1. Kemampuan, motivasi dan kesempatan karir terhadap kinerja tenaga operator jaringan dan akademik di lingkungan Universitas Tanjungpura. 2. Besar pengaruh kemampuan, motivasi dan kesempatan karir terhadap kinerja tenaga operator jaringan dan akademik di lingkungan Universitas Tanjungpura, baik secara parsial maupun secara simultan.3. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja tenaga operator jaringan dan akademik dilingkungan Universitas Tanjungpura. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kemampuan Kerja (X1) Motivasi Kerja (X2), Kesempatan Karir (X3) secara bersama-sama mempunyai korelasi terhadap kinerja sebesar 66,20 %, ini dapat diartikan bahwa hubungan antara Kemampuan Kerja (X1) Motivasi Kerja (X2), Kesempatan Karir (X3) terhadap kinerja kategori cukup kuat, sedangkan konsribusi pengaruh antara Kemampuan Kerja (X1) Motivasi Kerja (X2), Kesempatan Karir (X3) terhadap Kinerja (Y) sebesar 43,80 % (nilai R Square) sedangkan sisanya 56,20 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Bahwa variabel kemampuan kerja (X1) dengan nilai sig 0.000 nilai koefisien regresi sebesar 0.274, maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja adalah kemampuan kerja. Kata Kunci : Kemampuan, Motivasi, Karir, Kinerja