Yulia Wahidatunniami
Universitas Hamzanwadi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Canva pada Pembelajaran IPAS Materi Menjaga Ekosistem Sekolah Yulia Wahidatunniami; Muhammad Husni; Yul Alfian Hadi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v5i3.5812

Abstract

Penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi persoalan berupa dominasi pembelajaran berpusat pada guru dan terbatasnya penggunaan media visual yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media komik digital berbasis Canva untuk pembelajaran IPAS kelas IV pada materi menjaga ekosistem sekolah serta menilai kelayakan dan respons siswa terhadap produk. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan terhadap 25 siswa, validasi produk oleh tiga ahli bidang media, bahasa, dan materi, serta implementasi kepada 30 siswa kelas IV SDN 1 Rarang Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, lembar validasi ahli, dan angket respons siswa dengan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Produk akhir berupa komik digital berbentuk flipbook yang memuat tujuan pembelajaran, ilustrasi kontekstual, dialog antartokoh, konsep ekosistem, serta petunjuk penggunaan. Hasil validasi menunjukkan skor ahli media 94,6%, ahli bahasa 90,0%, dan ahli materi 87,5%, dengan rerata 90,7% (SD = 3,60) dan kategori sangat layak. Respons siswa memiliki rerata 85,67% (SD = 4,55) dan termasuk kategori sangat layak. Temuan menunjukkan bahwa komik digital berbasis Canva sangat layak dan memperoleh respons positif sebagai media pembelajaran IPAS. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain pretest-posttest terkontrol dan melibatkan sampel yang lebih luas untuk menguji efektivitas pembelajaran secara lebih kuat.