Frida Risviani Chairunnissa
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Radiografer di Layanan Radiologi: Scoping Review Frida Risviani Chairunnissa; Cahya Tri Purnami; Farid Agushybana
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 05 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i05.4360

Abstract

Kinerja radiografer berperan untuk memastikan kualitas layanan radiologi di fasilitas kesehatan. Radiografer bertugas memastikan ketepatan hasil diagnosis melalui penghasilan citra yang berkualitas, menjaga keselamatan pasien dari paparan radiasi, serta menjalin komunikasi yang efektif dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kinerja radiografer dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja radiografer di layanan radiologi rumah sakit. Penelitian ini dilakukan menggunakan kajian literatur yaitu dengan pendekatan scoping review. Pencarian artikel melalui basis data Scopus, PubMed, EbscoHost, serta Google Scholar dan jurnal yang relevan dilakukan Agustus 2025 hingga November 2025. Artikel yang memenuhi syarat disaring dan didokumentasikan menggunakan kerangka kerja PRISMA-ScR. Sintesis naratif digunakan untuk menyajikan faktor yang mempengaruhi kinerja radiografer yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Pencarian awal mengidentifikasi sebanyak 825 artikel. Setelah melalui berbagai tingkat penyaringan, dihasilkan 11 artikel yang digunakan untuk kajian literatur dari berbagai negara. Artikel yang dipilih ditentukan berdasarkan isi yang terkait dengan kinerja radiografer. Dari kajian literatur ini mengidentifikasi tentang faktor yang mempengaruhi kinerja radiografer dari aspek faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kompetensi dan keterampilan, kondisi psikologis, penghargaan dan sikap, sedangkan faktor eksternal mencakup dukungan manajemen, ketersediaan infrastruktur fasilitas dan sarana, jumlah tenaga atau ketersediaan sdm, dan akses pelatihan dan pengembangan profesi.