Yulinda Erlistyarini
Fakutas Ekonomi dan Sosial Universitas AMIKOM Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI MARKETINGBERBASIS EVENT TERHADAP BRAND AWARENESSDRW SKINCARE Dhesta Kurnia Ataningrum; Yulinda Erlistyarini
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-kalam.v13i2.24646

Abstract

Industri kecantikan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat sehingga mendorong meningkatnya persaingan antar merek skincare. Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif dalam membangun brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing berbasis event yang diterapkan oleh DRW Skincare dalam meningkatkan brand awareness. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari penyelenggara event, tim marketing, tim engagement, serta peserta event DRW Skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi event marketing DRW Skincare mampu meningkatkan brand awareness melalui penerapan konsep 7I yang meliputi involvement, interaction, intimacy, inclusion, individuality, innovation, dan integrity. Implementasi konsep tersebut diwujudkan melalui kegiatan konsultasi kulit, skin analyzer gratis, edukasi kecantikan, keterlibatan beauty consultant, serta penyelenggaraan event yang interaktif dan inovatif. Strategi tersebut berhasil meningkatkan brand recognition dan brand recall konsumen terhadap DRW Skincare. Penelitian ini menyimpulkan bahwa event marketing merupakan strategi komunikasi pemasaran yang efektif dalam membangun hubungan emosional dengan konsumen, memperkuat citra merek, serta meningkatkan brand awareness di tengah persaingan industri kecantikan.