Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan di Regional Kalimantan Sukma Rani Safitri; Muzdalifah Muzdalifah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.12080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap kemiskinan di Regional Kalimantan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang relevan dengan kondisi sosial dan ekonomi di Regional Kalimantan. Analisis dilakukan untuk mengetahui kontribusi masing-masing variabel independen terhadap tingkat kemiskinan serta pengaruhnya secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi belum sepenuhnya inklusif dan belum mampu memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat miskin. Tingkat Pengangguran Terbuka dan investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan standar hidup merupakan faktor penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Regional Kalimantan. Secara simultan, pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Oleh karena itu, kebijakan penanggulangan kemiskinan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup, disertai dengan pembangunan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas dan kesempatan kerja, serta penguatan investasi yang berpihak pada ekonomi lokal. Strategi tersebut diharapkan dapat mendorong penurunan kemiskinan secara berkelanjutan di Regional Kalimantan