Duduh Sujana
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, Universitas Ekuitas Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Financial Management Assistance to Support the Sustainability of Mustofa's Cassava MSME in Naluk Village, Sumedang Regency Reni Marlina; Ade Imam Muslim; Duduh Sujana
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/dbe.v11i1.1165

Abstract

Mustofa Cassava MSME is a cassava-based food processing business managed by the community of Naluk Village, Cimalaka Subdistrict, Sumedang Regency. Its main challenge is the lack of a structured financial management system, particularly in budget planning and the allocation of funds for business development. This community service activity aims to assist MSME owners in developing financial plans that include income and expenditure budgets, allocation of operational funds, and the establishment of a phased investment fund for the procurement of productive assets such as blenders, gas stoves, and oil-draining spinners. The method used is participatory mentoring through stages of observation, counseling, training, direct mentoring, and evaluation. The results showed that the partners were able to develop simple financial budgets with a proportional fund allocation system, establish the habit of regularly setting aside funds from their total income, and understand the mechanism of phased investment to increase production capacity. With this system, it is projected that within 11 months, the partners will be able to acquire four new units of production equipment, which will improve business efficiency and productivity. The evaluation results indicated an improvement in the partner’s understanding of the importance of separating business and personal finances, preparing cash budgets, and controlling expenditures based on business priorities. The partners demonstrated a commitment to maintaining regular financial records to support better financial decision making. The mentoring model offers a practical approach that can be replicated by other MSMEs to improve business competitiveness and support long term business sustainability.   Keywords : financial management, budgeting, fund allocation, asset investment, MSMEs cassava. Abstrak UMKM Singkong Mustofa merupakan usaha pengolahan pangan berbahan baku singkong yang dikelola oleh masyarakat Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum adanya sistem pengelolaan keuangan yang terstruktur, khususnya dalam perencanaan anggaran dan alokasi dana untuk pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM dalam menyusun perencanaan keuangan yang mencakup anggaran pendapatan dan pengeluaran, alokasi dana operasional, serta pembentukan dana investasi bertahap untuk pengadaan aset produktif berupa blender, kompor gas, dan spinner peniris minyak. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu menyusun anggaran keuangan sederhana dengan sistem alokasi dana yang proporsional, membentuk kebiasaan menyisihkan dana secara rutin dari total pendapatan, dan memahami mekanisme investasi bertahap untuk peningkatan kapasitas produksi. Dengan sistem ini, diproyeksikan dalam 11 bulan mitra dapat memiliki empat unit peralatan produksi baru yang akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha secara signifikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya pemisahan keuangan usaha dan keuangan pribadi, penyusunan anggaran kas serta pengendalian penggunaan dana berdasarkan priortas kebutuhan usaha. Selain itu, mitra menunjukkan komitmen untuk menerapkan pencatatan keuangan secaa rutin sebagai dasar dalam pengambilan keputusan usaha yang lebih efektif. Program pendampingan ini juga memberikan model pengelolaan keuangan sederhana yang dapat direplikasi pada UMKM sejenis untuk meningkatkan kemandirian finansial dan daya saing usaha. Kata kunci: pengelolaan keuangan, anggaran, alokasi dana, investasi aset, UMKM singkong.