Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Audit Switching, Financial Distress, dan Firm Size terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan Sektor Consumer Cyclicals yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Tya Sisti Widyastuti; Erika Takidah; Dwi Handarini
Ebisma (Economics, Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 6 No. 3 (2026): Economics, Business, Management, & Accounting Journal (Ebisma)
Publisher : Haka Vyza Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61083/ebisma.v6i3.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh audit switching, financial distress, dan firm size terhadap audit report lag pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi berupa laporan tahunan (annual report) perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs resmi masing-masing perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 160 perusahaan sektor consumer cyclicals, dengan sampel sebanyak 125 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dengan periode pengamatan selama tiga tahun, penelitian ini menggunakan 375 observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan estimasi Fixed Effect Model (FEM) yang diuji menggunakan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit switching dan financial distress berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit report lag, sedangkan firm size berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit report lag. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa audit switching, financial distress, dan firm size berpengaruh secara bersama-sama terhadap audit report lag. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa audit switching, financial distress, dan firm size mampu menjelaskan audit report lag sebesar 51,92%. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang melakukan audit switching perlu mempersiapkan proses transisi auditor dengan baik agar audit report lag dapat diminimalkan. Perusahaan yang mengalami financial distress perlu menjaga kondisi keuangan serta meningkatkan transparansi informasi kepada auditor untuk meminimalkan audit report lag. Sementara itu, firm size menunjukkan pentingnya sistem pelaporan keuangan, pengendalian internal, dan sumber daya yang memadai dalam mendukung penyelesaian audit secara tepat waktu sehingga audit report lag dapat diminimalkan.