Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANFAAT LIVING QUR’AN DALAM TRADISI YASINAN: STUDI KASUS RESEPSI PEREMPUAN DESA KARYA TUNAS JAYA KECAMATAN TEMPULING TERHADAP PERWIRIDAN RUTIN DAN IMPLIKASINYA BAGI KARAKTER RELIGIUS Suhayib; Julian, Evant; Rahmanita, Meilisa; Naimah
Journal of Community Service Vol 8 No 2 (2026): JCS, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i2.506

Abstract

Penelitian ini membahas manfaat Living Qur’an dalam tradisi Yasinan serta resepsi perempuan Desa Karya Tunas Jaya terhadap kegiatan perwiridan rutin dan implikasinya terhadap pembentukan karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi selama pelaksanaan KKN UIN Sultan Syarif Kasim Riau 2026 di Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, serta wawancara dengan beberapa warga yang terlibat dalam kegiatan Yasinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Yasinan dilaksanakan secara rutin melalui rangkaian pembacaan Al-Qur’an, shalawat, tahlil, Surah Yasin, dan doa bersama. Bagi perempuan Desa Karya Tunas Jaya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, mendoakan keluarga dan masyarakat yang telah meninggal, serta memperoleh ketenangan batin. Praktik tersebut menunjukkan adanya resepsi fungsional terhadap Al-Qur’an karena ayat dan surah yang dibaca hadir dalam kehidupan masyarakat melalui praktik keagamaan yang dilakukan secara berulang. Tradisi Yasinan juga memberikan manfaat dalam membentuk karakter religius melalui pembiasaan beribadah, meningkatkan kesadaran keagamaan, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat. Living Qur’an dalam tradisi Yasinan pada akhirnya memperlihatkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dipelajari sebagai teks, tetapi juga dihidupkan melalui kebiasaan dan pengalaman keagamaan masyarakat sehari-hari.