Barlyano Pah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksperimen Sistem Pengendali Kelembaban Otomatis Pada Lemari Pengering Kopra Putih Barlyano Pah; Ishak S. Limbong; Verdy A. Koehuan
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 13 No 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljtmu.v13i01.20075

Abstract

Indonesia adalah produsen kopra terbesar kedua di dunia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi besar dalam industri kopra. Namun, proses pengeringan tradisional yang masih umum digunakan, seperti pengeringan matahari atau tungku pemanas, sering kali menghasilkan kopra dengan kadar air tinggi dan meningkatkan risiko pertumbuhan mikroba serta jamur. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem kelembaban otomatis yang mampu menjaga kelembaban optimal di dalam lemari pengering agar kopra dapat dikeringkan dengan lebih efisien dan berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem otomatis pada lemari pengering kopra putih, di mana fan akan aktif secara otomatis saat kelembaban di atas 35% dan mati ketika kelembaban berada di bawah ambang tersebut. Dalam eksperimen, sistem berhasil mengeringkan 6,8 kg kopra putih dari kadar air awal 46,9% menjadi 3,10% dalam 4 hari, sesuai dengan standar SNI 01-3946-1995. Hari pertama menunjukkan laju pengeringan tertinggi sebesar 5,291 gram/menit, sedangkan pada hari kedua, laju pengeringan stabil antara 3,723–2,702 gram/menit. Hari ketiga dan keempat mencatat penurunan laju pengeringan masing-masing 1,504 gram/menit dan 0,537 gram/menit, mencerminkan efek penurunan kelembaban material. Hasil ini menunjukkan bahwa kelembaban udara berpengaruh signifikan terhadap durasi pengeringan, di mana kelembaban tinggi memperpanjang waktu, sementara kelembaban rendah mempercepat proses pengeringan.