Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program SMART-HD (Self-Management and Adherence Renal Therapy for Hemodialysis) sebagai Pendekatan Edukasi untuk Penguatan Manajemen Diri Pasien Hemodialisis Imam Subiyanto; Agus Susilawati; Dina Noviyanti; Muhammad Faris Audah
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i2.1914

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan terapi pengganti ginjal jangka panjang, salah satunya hemodialisis. Keberhasilan terapi hemodialisis tidak hanya ditentukan oleh keteraturan menjalani dialisis, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam menjalankan diet, pembatasan cairan, konsumsi obat, dan jadwal terapi. Rendahnya kepatuhan dapat meningkatkan risiko komplikasi, angka rawat inap, menurunkan kualitas hidup, serta meningkatkan beban pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Program SMART-HD (Self-Management and Adherence Renal Therapy for Hemodialysis) sebagai pendekatan edukatif untuk meningkatkan kepatuhan terapi dan diet serta kemampuan self-management pasien hemodialisis. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi terstruktur, pendampingan, konseling, monitoring kepatuhan, dan pemberdayaan keluarga sebagai sistem pendukung pasien. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor kepatuhan terapi dan diet serta manajemen diri sebelum dan setelah implementasi program pada 54 pasien hemodialisis. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perubahan signifikan pada kepatuhan terapi dan diet, dengan rerata skor sebelum implementasi sebesar 68,12 ± 8,40 menjadi 75,17 ± 9,85 setelah implementasi, dengan nilai p < 0,001. Skor manajemen diri juga mengalami peningkatan dari rerata 54,76 ± 2,01 menjadi 60,22 ± 4,38. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada manajemen diri sebelum dan setelah implementasi SMART-HD (Z = 6,425; p < 0,001), dengan seluruh responden mengalami peningkatan skor manajemen diri. Secara keseluruhan, implementasi Program SMART-HD menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan terapi dan diet serta kemampuan self-management pasien hemodialisis. Program ini dapat menjadi salah satu inovasi edukasi keperawatan yang aplikatif dan berkelanjutan untuk mendukung perawatan mandiri serta meningkatkan mutu pelayanan pasien PGK di unit hemodialisis.