Kompetensi kepribadian guru merupakan aspek penting yang menentukan kualitas pembelajaran sekaligus pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kompetensi kepribadian guru kelas di MIS BPPI Nangela, dengan fokus pada kemampuan guru menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, teladan, mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah enam guru kelas sebagai informan utama dan siswa sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengimplementasikan kejujuran dalam penilaian, ketegasan melalui kontrak belajar, empati dalam interaksi, ketakwaan melalui pembiasaan doa, serta keteladanan melalui kedisiplinan dan akhlak mulia. Selain itu, guru menampilkan pribadi mantap melalui penguasaan materi, kestabilan emosi melalui refleksi diri dan istighfar, kedewasaan dalam menyelesaikan konflik, sikap arif dalam memilih metode pembelajaran, serta kewibawaan yang dibangun atas dasar integritas dan konsistensi. Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru berperan dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif dan menjadi teladan bagi pembentukan karakter siswa. Penelitian ini memberikan implikasi bagi sekolah dan pemangku kebijakan untuk memperkuat pembinaan guru berbasis nilai moral dan religius.