Martianus, Raka Pradana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deteksi Audio Deepfake Berbasis Ekstraksi Fitur Menggunakan Algoritma Machine Learning: Deteksi Audio Deepfake Berbasis Ekstraksi Fitur Menggunakan Algoritma Machine Learning: Random Forest dengan Feature Selection RFECV Martianus, Raka Pradana; Darmawan, Risanto; Hikmah, Nur
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol. 14 No. 2 (2026): Edisi September 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i2.111784

Abstract

Perkembangan teknologi Generative AI memungkinkan terciptanya audio deepfake yang sulit dibedakan dari suara asli, sehingga berisiko disalahgunakan untuk kejahatan siber berbasis voice spoofing dan social engineering. Kondisi ini menjadikan pengembangan sistem deteksi audio deepfake yang akurat sebagai kebutuhan mendesak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi audio deepfake menggunakan pendekatan feature fusion, yang menggabungkan tujuh fitur akustik (MFCC, Delta MFCC, Delta-Delta MFCC, Chroma, Spectral Contrast, Spectral Rolloff, dan RMS Energy) menjadi vektor berdimensi 141. Lima algoritma machine learning klasik SVM, Random Forest, XGBoost, KNN, dan MLP dievaluasi menggunakan dataset ASVspoof 2019 LA yang dikombinasikan dengan data primer, melalui tahapan augmentasi, SMOTE, RandomSearchCV, serta seleksi fitur dengan RFECV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest memberikan performa terbaik dengan akurasi 0,8688, F1-score 0,8597, precision 0,9234, ROC-AUC 0,9171, dan EER 0,1375, dengan fitur Spectral Contrast (contrast_6) teridentifikasi sebagai fitur paling informatif. Model terbaik selanjutnya diimplementasikan pada platform Hugging Face sebagai sistem deteksi audio deepfake bagi pengguna akhir, meskipun masih ditemukan keterbatasan berupa delay pada perekaman langsung dan penurunan akurasi pada audio bernoise tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan feature fusion efektif meningkatkan kemampuan deteksi audio deepfake sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut untuk penerapan yang lebih andal di dunia nyata.