Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Pembelajaran Kreatif dan Memanfaatkan Teknologi Informasi Shofiasaniah Nuriah; Rusi Rusmiati Aliyyah; Sobrul Laeli
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i3.2270

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kompetensi profesional guru kelas rendah di SD Negeri Bojongkiharib dalam mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif serta memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mendukung pembelajaran, komunikasi profesional, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas satu kepala sekolah dan tiga guru kelas rendah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran kreatif melalui asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi dan integratif, serta pemanfaatan media digital seperti Smart TV, Canva, Wordwall, dan YouTube. WhatsApp Group dimanfaatkan sebagai media komunikasi dengan orang tua peserta didik. Guru mengembangkan kompetensi profesional melalui webinar, kelompok kerja guru, platform digital, dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Kendala berupa keterbatasan perangkat digital dan akses internet pada sebagian peserta didik diatasi dengan alternatif pembelajaran luring menggunakan media cetak dan benda konkret. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kreativitas dan pemanfaatan TIK memperkuat kompetensi profesional guru sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi digital guru, penyediaan sarana TIK yang memadai, dan pengembangan komunitas belajar profesional di sekolah dasar.