Rahmawati Rahmawati
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Peternakan, & Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengendalian Hama Tikus dan Optimalisasi Pertumbuhan Padi melalui Teknologi Zat Pengatur Tumbuh dan Perangkap Ramah Lingkungan di Desa Raja Mawellang, Kabupaten Wajo Sitti Aminah; Aslidayanti Aslidayanti; Fatmawati Fatmawati; Rahmawati Rahmawati; Erni Kasim
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): JIPPM - Oktober 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1394

Abstract

Desa Raja Mawellang merupakan sentra produksi padi yang menghadapi permasalahan rendahnya produktivitas, dengan hasil panen rata-rata hanya 4–5 ton/ha, akibat serangan hama tikus yang menyebabkan penurunan hasil panen 20–30% dalam tiga musim tanam terakhir serta terbatasnya penerapan teknologi budidaya ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengendalikan hama tikus secara non-kimia serta mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil padi melalui pemanfaatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami berbahan lokal. Sasaran kegiatan adalah Kelompok Tani Sinar Tani yang beranggotakan 25 petani padi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program sebanyak [jumlah] kali, pelatihan pembuatan ZPT alami dan perakitan perangkap tikus ramah lingkungan selama [durasi] hari, demonstrasi lapangan (demoplot) pada lahan seluas [luas] ha, serta pendampingan intensif dengan frekuensi [frekuensi] selama satu musim tanam. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata [nilai pre-test] menjadi [nilai post-test] atau meningkat sebesar [persentase]%. Penerapan teknologi pada lahan percontohan mampu menurunkan aktivitas hama tikus sebesar [persentase]% serta meningkatkan jumlah anakan produktif dari rata-rata [nilai awal] menjadi [nilai akhir] batang per rumpun. Pendampingan berkelanjutan juga mendorong perubahan perilaku budidaya petani menuju praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan [jumlah] dari 25 petani yang telah menerapkan teknologi secara mandiri. Secara keseluruhan, program pengabdian ini dinilai berhasil karena memberikan dampak nyata dan terukur terhadap pengendalian hama, peningkatan pertumbuhan tanaman padi, serta penguatan kapasitas dan kemandirian petani dalam pengelolaan usaha tani padi di Desa Raja Mawellang.