Ulandari Ulandari
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Pelaku UMKM Melalui Edukasi Branding, Promosi Digital, Dan Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Di Desa Batu Berdaun, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau Nata Mariori Arosra; Muhamad Zulfakar; Yufira Amilia; Serli Novi Fitrioka; Zulfa Aidil Wibyartha; Azrina Saputri; Ulandari Ulandari; Sabriyah Sabriyah; Abdul Arafah; Dinda Astuti; Muhammad Fauzan Satibi
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): JIPPM - Oktober 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1547

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Batu Berdaun menghadapi beberapa kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya pada aspek branding, promosi digital, dan pemanfaatan pembayaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM melalui edukasi mengenai branding, promosi digital, dan pembayaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 di Balai Desa Batu Berdaun, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dengan melibatkan 13 pelaku UMKM. Metode kegiatan meliputi observasi, pemberian pre-test, edukasi dan pendampingan, pemberian post-test, serta evaluasi. Pengukuran dilakukan dengan membandingkan skor pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan pada aspek branding, promosi usaha, dan pembayaran digital. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pada seluruh aspek yang diukur, yaitu branding dari 13 menjadi 24 dengan peningkatan sebesar 84,62%, promosi usaha dari 22 menjadi 26 dengan peningkatan sebesar 18,18%, dan pembayaran digital dari 10 menjadi 16 dengan peningkatan sebesar 60%. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perubahan positif terhadap pemahaman peserta mengenai branding, promosi digital, dan pembayaran digital setelah kegiatan edukasi dan pendampingan. Peningkatan pemahaman tertinggi terdapat pada aspek branding, sedangkan peningkatan terendah terdapat pada aspek promosi usaha.