Rika Maylia
Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Keluarga pada Diabetes Mellitus: Defisit Pengetahuan tentang Perawatan Kaki di Puskesmas Air Putih Samarinda Rika Maylia; Joko Sapto Pramono; Edi Purwanto
Afiyatun Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 4 (2026): September
Publisher : PT. Edukasi Ahmad Kirang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dalam studi ini, kami bertujuan menganalisis pelaksanaan perawatan keperawatan keluarga bagi pasien yang mengalami kekurangan pengetahuan mengenai perawatan kaki diabetes. Dengan ulkus kaki diabetik sebagai komplikasi berat dari neuropati perifer, tujuan kami adalah memberikan gambaran umum tentang intervensi keperawatan keluarga guna meminimalkan risiko komplikasi, mencegah luka diabetes, dan meningkatkan kualitas hidup, sehingga mengatasi kekurangan dalam literatur perawatan praktis berbasis keluarga. Metode: Studi kasus deskriptif ini dilakukan di Pusat Kesehatan Komunitas Air Putih, Samarinda. Total satu unit keluarga terdaftar. Data dikumpulkan melalui penilaian keperawatan, wawancara, dan observasi selama lima kunjungan rumah. Hasil: Temuan utama mengidentifikasi tiga diagnosis keperawatan: defisit pengetahuan, manajemen kesehatan keluarga yang tidak efektif, dan kesiapan untuk peningkatan koping keluarga. Setelah intervensi yang terarah, klien berhasil menunjukkan tindakan perawatan kaki yang mandiri sesuai prosedur klinis. Evaluasi klinis mengungkapkan bahwa semua masalah keperawatan, termasuk defisit pengetahuan, sepenuhnya teratasi dalam lima kunjungan. Temuan penting adalah tingkat keterlibatan keluarga yang tinggi, yang secara langsung berkontribusi pada keberhasilan manajemen kondisi. Kesimpulan: Sebagai kesimpulan, studi ini menunjukkan efektivitas perawatan keperawatan keluarga yang terarah dalam mengatasi kekurangan pengetahuan perawatan kaki dalam manajemen diabetes. Laporan ini menyoroti peran penting keterlibatan keluarga dalam memastikan kepatuhan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan rutin. Studi mendatang harus membahas intervensi pendidikan yang lebih luas dan pengembangan lebih lanjut keterampilan keperawatan keluarga.