This Author published in this journals
All Journal Anterior Jurnal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akomodasi Atau Akulturasi Praktik Dialek Sorong Pada Masyarakat Pendatang: Accommodation Or Acculturation? Sorong Dialect Practices Among Migrant Communities Ichsan Muhammad Abduh; Sri Hadijah Arnus; Sennahati
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 3 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan dialek Sorong di kalangan masyarakat pendatang dengan membedakan praktik yang masih berada pada ranah akomodasi komunikasi dan yang telah berkembang menjadi akulturasi linguistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi terhadap 15 informan dari lima kelompok pendatang di Kota Sorong, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan lawan bicara, domain komunikasi, konteks penggunaan, spontanitas, konsistensi, dan ketergantungan penggunaan dialek terhadap kebutuhan penyesuaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh informan cenderung berada pada pola akomodasi komunikasi, sedangkan delapan informan menunjukkan kecenderungan akulturasi linguistik. Pada pola akomodasi, penggunaan dialek Sorong masih bersifat situasional dan berubah mengikuti konteks serta karakteristik lawan bicara. Sebaliknya, pada pola akulturasi linguistik, dialek Sorong telah digunakan secara lebih spontan, konsisten, dan melintasi berbagai domain, termasuk sesama pendatang dan lingkungan keluarga. Penelitian menemukan bahwa kefasihan maupun hilangnya logat asal bukan indikator utama untuk membedakan kedua proses tersebut. Pembeda yang lebih menentukan adalah tingkat internalisasi, keluasan domain penggunaan, spontanitas, konsistensi, dan ketergantungan terhadap lawan bicara. Temuan ini menempatkan penggunaan dialek Sorong pada suatu kontinum dari penyesuaian situasional menuju internalisasi linguistik serta menegaskan bahwa akulturasi linguistik dapat berlangsung tanpa menghilangkan repertoar bahasa asal.