Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Bullying Sebagai upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Kelas IV–VI SD Negeri 1 Lara Terhadap Perilaku Perundungan Afwan Mustajab; Manda; Nurwakia; Derni Lestari; Resky; Siti Aminah; Kristina Rande; Wahyu Sabir; Rilla Eka Meilasari; Fikrana; Muhammad Danus Bahri; Nadya Karmila Putri; Kadirun
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4428

Abstract

pendidikan dan berpotensi memengaruhi kondisi psikologis, sosial, serta proses pembelajaran peserta didik. Kurangnya pengetahuan siswa dalam membedakan perilaku bercanda dengan tindakan perundungan menjadi salah satu alasan pentingnya pemberian edukasi sejak tingkat sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November Kolaka ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan bullying. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Lara dengan melibatkan 35 siswa kelas IV, V, dan VI. Metode kegiatan menggunakan edukasi partisipatif melalui penyampaian materi, media visual, diskusi interaktif, tanya jawab, identifikasi contoh kasus, dan simulasi tindakan ketika mengalami atau menyaksikan bullying. Materi mencakup bullying fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying. Rancangan evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengetahui perubahan pemahaman siswa sebelum dan setelah edukasi. Dalam naskah ini, nilai pada bagian hasil disajikan sebagai data simulasi untuk contoh penyusunan analisis dan harus diganti dengan data lapangan sebelum publikasi. Edukasi anti-bullying diharapkan membantu siswa mengenali tindakan perundungan, meningkatkan empati terhadap teman, serta membangun keberanian untuk melaporkan tindakan bullying kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya preventif untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari tindakan perundungan.