Cahya Salasatun Aeni
Fakultas Agama Islam, Universitas Wiralodra, Indramayu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Educational Responsibility In Islam: A Literature Review On The Roles Of The Family, Educational Institutions, And The State In Fostering A Faith-Based Generation Cahya Salasatun Aeni; Kambali; Isyraq Fauziyyah
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i3.29

Abstract

Pendidikan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting sebagai sarana pembentukan insan yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Tanggung jawab pendidikan dalam Islam tidak dapat dibebankan hanya kepada pendidik secara individual, melainkan merupakan amanah kolektif yang melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, dan negara. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mensintesiskan konsep tanggung jawab pendidikan dalam Islam melalui telaah pemikiran klasik (Al-Ghazali, Ibnu Khaldun) dan kontemporer (An-Nahlawi, Arifin), sekaligus merumuskan pola relasi antara ketiga aktor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan analisis isi kualitatif (qualitative content analysis) yang meliputi tahap deskripsi, analisis komparatif, dan sintesis-interpretasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluarga, lembaga pendidikan, dan negara tidak bekerja secara substitutif, melainkan saling melengkapi pada tiga tingkat tanggung jawab yang berbeda: keluarga sebagai fondasi nilai dan pembiasaan sebagaimana ditunjukkan oleh hadis fitrah, pemikiran An-Nahlawi, dan konsep malakah Ibnu Khaldun; lembaga pendidikan sebagai ruang pengembangan dan sistematisasi ilmu serta karakter melalui sintesis tujuan spiritual (Al-Ghazali) dan praktis-vokasional (Ibnu Khaldun); serta negara sebagai penjamin ekosistem pendidikan melalui kebijakan, regulasi, dan sumber daya. Sinergi berjenjang antara ketiga unsur tersebut menjadi fondasi utama dalam membina generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan zaman.