Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Sabun Cuci Piring Cair sebagai Upaya Pengembangan Produk UMKM di Desa Tanjung Baringin Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas Nurfitryani Siregar; Amru Hasibuan; Sri Maulina Pohan; Sri Wahyuni Hsb; Samsidar Parapat; Irma Wani Hasibuan; Muhammad Partahanan Nasution; Husin Pohan; Waija Fatla Siregar
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 3 (2026): December (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i3.1260

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan potensi yang tersedia di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tanjung Baringin, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas dalam pembuatan sabun cuci piring cair serta memperkenalkan potensi pengembangannya sebagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKL) Institut Agama Islam Padang Lawas pada 24 Agustus 2026 pukul 15.00–17.00 WIB dengan melibatkan 20 orang peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui observasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengenal bahan, memahami tahapan, dan mempraktikkan pembuatan sabun cuci piring cair. Kegiatan menghasilkan sebanyak 15 liter produk dengan estimasi biaya produksi sebesar Rp50.000. Dengan harga jual Rp7.000–Rp8.000 per liter, produk berpotensi menghasilkan penjualan sebesar Rp105.000–Rp120.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembuatan sabun cuci piring cair memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kegiatan ekonomi produktif masyarakat. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan, branding, pemasaran, dan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.