Sundari, Dian
Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI DAYA ANTIBAKTERI INFUS DAN EKSTRAK KULIT BATANG PULOSARI (ALYXIA REINWARDTII BL.) SECARA IN-VITRO DAN UJI TOKSISITAS (LD50) EKSTRAK Sundari, Dian; Nuratmi, Budi; Soekarso, Triyani
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 11, No 3 Sept (2001)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v11i3 Sept.681.

Abstract

Pulosari (Alyxia reinwardtii BI) dari famili Apocynaceae sering digunakan untuk mengobati beberapa keluhan penyakit baik bahan tunggal maupun campuran dalam b antuk ramuan jamu. Secara empirik pulosari digunakan antara lain untuk obat disentri dan diare (mencret). Untuk mengetahui efek antibakteri dari kulit batang pulosari, telah dilakukan uji daya antibakteri dari infus dan ekstrak etanol 70% terhadap bakteri penyebab disentri dan diare seperti Salmonella typhi, Escherichia coli, Shigella dysentria dan Vibrio cholera. Selain itu juga dilakukan uji toksisitas akut (LD50 dari ekstraknya.Pengujian antibakteri dilakukan secara in-vitro memakai metoda difusi agar dengan cakram kertas. Bahan uji yang dicoba adalah infus dengan konsentrasi 20%, 40% dan 80% dan ekstrak konsentrasi 45%, 55% dan 65%. Sebagai pembanding digunakan antibiotik Kloramfenikol dan Tetrasiklin, sedangkan akuades sebagai kontrol. Untuk uji LD50 memakai metoda Weil, C. S. menggunakan hewan percobaan mencit.Hasil penelitian menunjuk an bahwa infus kulit batang pulosari sampai konsentrasi 80% tidak memperlihatkan efek antibakteri untuk semua bakteri uji, sedangkan ekstraknya terlihat adanya efek anubakteri terhadap bakteri Vibrio cholerae pada semua konsentrasi yang dicoba. Dari hasil uji toksisitas akut (LD50) nya, emstrak puloari termasuk golongan Moderately Toxic.