Tahu merupakan produk olahan kedelai yang masih menjadi favorit masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Salatiga. Industri tahu umumnya merupakan industri rumahan yang dikelola secara sederhana dan masih konvensional sehingga menghadapi tantangan dalam pengendalian mutu produk dan pengelolaan limbah. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan service-learning pada PT Tahu Eco, Salatiga, dengan tujuan meningkatkan mutu produksi dan optimalisasi pengelolaan limbah. Melalui kegiatan service learning ini mahasiswa terlibat langsung dalam praktik pembuatan tahu dan pengelolaan limbah sehingga membantu mengaitkan teori dan praktik, serta mampu memberikan solusi positif ke industri tahu. Kegiatan ini dilakukan melaui observasi, pendampingan proses produksi, identifikasi titik kritis mutu dan sanitasi, serta evaluasi pengelolaan limbah. Hasil dari kegiatan service learning adalah dosen dan mahasiswa dari Fakultas Biologi, Universitas Satya Wacana untuk terlibat secara langsung dalam proses pembuatan tahu, mulai dari pengenalan bahan baku, tahapan pengolahan kedelai, proses penggumpalan, pencetakan tahu, hingga pengolahan produk samping. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya kebersihan dan mutu produksi. Limbah cair telah dimanfaatkan sebagai sumber energi biogas, sedangkan limbah padat diolah menjadi tempe gembus dan dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sehingga mendukung prisip pemanfaatan limbah yang bernilai tambah. Masih terdapat beberapa faktor yang menjadi pekerjaan rumah untuk perbaikan berkelanjutan. Dukungan sarana produksi yang diberikan turut memperkuat upaya perbaikan berkelanjutan guna menghasilkan produk tahu yang bermutu dan aman.