Feses dan urin sapi Bali memiliki potensi yang besar sebagai sumber bahan organik untuk pertanian, mengingat populasi sapi Bali yang cukup tinggi menghasilkan limbah dalam jumlah besar setiap harinya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Mitra Koperasi Tinete Mandiri Sejahtera di Kecamatan Aere Kabupaten Kolaka Timur, khususnya dalam produksi pupuk organik dari feses dan urin sapi Bali yang memenuhi standar SNI. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November-Desember Tahun 2025 di Kecamatan Aere Kabupaten Kolaka Timur. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk Pendampingan Teknis kepada Kelompok Mitra Koperasi Tinete Mandiri Sejahtera. Turut hadir juga pemangku kepentingan terkait, penyuluh, aparatur pemerintah, akademisi, dan tim pendamping Program ICARE. Tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu (a) tahap pertama, koordinasi mitra serta persiapan alat dan bahan dan (b) tahap kedua, pelaksanaan Pendampingan Teknis. Konsep Pendampingan teknis ada dua yaitu pendampingan teknis dalam ruangan dan pendampingan teknis luar ruangan (lapangan). Data dalam kegiatan ini dianalisis secara deskriptif sedangkan untuk mengetahui persepsi peserta dianalisis menggunakan Pre-Test dan Post Test. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pendampingan teknis efektif mengolah limbah sapi menjadi pupuk organik SNI, ramah lingkungan, mendukung pertanian berkelanjutan, meningkatkan kapasitas peternak. Peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan peternak hingga 100%. Oleh karena itu, perlu pendampingan berkelanjutan, dukungan pemerintah, dan perluasan penerapan teknologi pupuk organik SNI kepada kelompok peternak lain.