Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berbantuan artificial intelligence dalam model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan computational thinking siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest non-equivalent multiple group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII B sebanyak 32 siswa sebagai kelas eksperimen 1 yang mengikuti pembelajaran berbantuan artificial intelligence dalam model inkuiri terbimbing dan kelas VIII A sebanyak 32 siswa sebagai kelas eksperimen 2 yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan computational thinking. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran berbantuan artificial intelligence dalam model inkuiri terbimbing memiliki kemampuan computational thinking yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing, yang ditunjukkan oleh hasil uji independent sample t-test dengan nilai sebesar 0,01976 < 0,05. Oleh karena itu, pembelajaran berbantuan artificial intelligence dalam model inkuiri terbimbing dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika untuk mengembangkan kemampuan computational thinking siswa. Kata Kunci: Model Inkuiri Terbimbing 1; Artificial Intelligence 2; Berpikir Komputasi 3