Vania Ardelia
Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DIGITAL NARCISSISM DENGAN SELF-PRESENTATION PADA GENERASI Z PENGGUNA MEDIA SOSIAL Elvi Fidhiyaningsih; Vania Ardelia
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i4.15955

Abstract

ABSTRACT Social media has become a space in which Generation Z develops impressions of themselves while responding to how others perceive them. Within an environment that allows users to select and manage what they choose to display, digital narcissism may be associated with how individuals engage in self-presentation. This study examines the relationship between these two aspects among Generation Z social media users using a quantitative correlational approach. A total of 271 participants were selected through purposive sampling. Data were collected using the Narcissistic Personality Inventory-16 (NPI-16) to assess digital narcissism and the Presentation of Online Self Scale (POSS) to assess self-presentation. Since the data for both variables were not normally distributed, their relationship was analyzed using Spearman’s rho correlation. The analysis yielded a correlation coefficient of r = 0.579 with p < 0.001, indicating a positive and significant relationship with a moderate strength. This pattern suggests that higher levels of digital narcissism are associated with higher levels of self-presentation. The findings are not intended to establish a causal relationship but rather to illustrate the association between psychological characteristics and how individuals manage their self-image within digital environments. ABSTRAK Media sosial menjadi salah satu ruang tempat Generasi Z membentuk kesan tentang dirinya sekaligus merespons cara orang lain memandang dirinya. Dalam ruang yang memungkinkan pengguna memilih dan mengatur apa yang ingin ditampilkan, kecenderungan digital narcissism dapat berkaitan dengan cara individu melakukan self-presentation. Penelitian ini menelaah keterkaitan kedua aspek tersebut pada pengguna media sosial Generasi Z melalui pendekatan kuantitatif korelasional. Sebanyak 271 partisipan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Narcissistic Personality Inventory-16 (NPI-16) untuk mengukur digital narcissism dan Presentation of Online Self Scale (POSS) untuk mengukur self-presentation. Karena data kedua variabel tidak berdistribusi normal, hubungan antarkonstruk dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil analisis menghasilkan koefisien korelasi sebesar r = 0,579 dengan p < 0,001, yang mengindikasikan hubungan positif dan signifikan dengan kekuatan hubungan pada kategori sedang. Pola tersebut memperlihatkan bahwa kecenderungan digital narcissism yang lebih tinggi berjalan bersama kecenderungan self-presentation yang lebih tinggi. Temuan ini tidak dimaksudkan untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat, melainkan memperlihatkan keterkaitan antara karakteristik psikologis dan cara individu mengelola citra diri dalam lingkungan digital.