This Author published in this journals
All Journal Sistematis
Dewa Fentrioga
Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Informasi Apotek Berbasis Web untuk Mendukung Pengelolaan Stok dan Kedaluwarsa Obat Menggunakan Metode Waterfall Dewa Fentrioga; Febri Ramanda; Apri Yulda
Sistematis Vol. 3 No. 1 (2026): Oktober 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/zd6hev75

Abstract

Apotek AM Farma Kabupaten Bungo telah menggunakan aplikasi kasir untuk membantu transaksi dan pencatatan persediaan, namun masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi secara optimal, seperti monitoring stok menipis dan habis, pemantauan obat mendekati kedaluwarsa, prioritas pengeluaran obat berdasarkan tanggal kedaluwarsa, pengelolaan obat kedaluwarsa, serta penyediaan informasi obat bagi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi apotek berbasis web yang dapat membantu pengelolaan data obat, transaksi obat masuk dan keluar, stok, kedaluwarsa, pelaporan, serta penyediaan informasi bagi pelanggan. Penelitian menggunakan metode Waterfall karena kebutuhan sistem telah dapat didefinisikan sejak awal dan proses pengembangannya dilakukan secara sistematis dan berurutan, yang meliputi analisis kebutuhan, desain, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan menggunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, dan MySQL serta menerapkan metode FEFO (First Expired First Out) untuk menentukan prioritas pengeluaran obat berdasarkan tanggal kedaluwarsa. Hasil penelitian berupa sistem informasi apotek berbasis web yang menyediakan pengelolaan data obat, transaksi, monitoring stok dan kedaluwarsa, pengelolaan obat kedaluwarsa, pelaporan, katalog dan informasi ketersediaan obat, informasi apotek, serta konsultasi melalui WhatsApp. Pengujian menggunakan Black Box Testing terhadap 18 skenario menunjukkan seluruh skenario berhasil dijalankan, dengan tingkat keberhasilan 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa fungsi utama sistem dapat berjalan sesuai dengan skenario dan hasil yang diharapkan.